Air Bersih PT PITS Tangsel Diklaim Layak Minum

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) mengeklaim menggunakan teknologi Water Treatment Plant sehingga air bersih yang disalurkan ke pelanggan, langsung dapat diminum.

Teknologi ini hasil kerjasama dengan PT Tirta Tangsel Mandiri, anak perusahaan PT PP Infrastruktur, sebuah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Saat ini, setidaknya telah 3.000 pelanggan di Tangsel sudah menikmati pelayanan air bersih layak minum tersebut. Namun, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany berharap, pelanggan BUMD milik Pemkot Tangsel ini terus ditingkatkan.

“Teknologinya ini adalah bukan air bersih saja, tapi air layak minum. Jadi saya yakin 3.000 pelanggan masih sangat kurang. Makanya kita cari solusi untuk meyakinkan agar impact WTP (Water Treatment Plant) Chapter Kali Angke ini bisa mencapai 14.000 pelanggan per hari,” ucap Airin saat meresmikan PITS Building di wilayah Pamulang, Tangsel.

Menurutnya, inovasi yang diciptakan oleh PT PITS sangatlah berguna, terlebih disaat pandemi COVID19 ini. Airin menyebut, pandemi seharusnya tidak menjadi penghalang utama dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi.

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany bersama otoritas badan usaha milik daerah (BUMD) PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) saat meresmikan PITS Building di wilayah Pamulang, Tangsel.

“Jadi mari kita gunakan, manfaatkan. Karena saya yakini masyarakat Tangsel juga membutuhkan ini. Jadi selamat dan sukses, mudah-mudahan dengan gedung baru, semangat baru, bisa mencapai target di bidang air minum,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT PITS Dudung E Diredja menambahkan, WTP chapter Kali Angke yang baru diresmikan ini berpotensi mampu memproduksi air bersih sekitar 200 liter per detik .

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany bersama otoritas badan usaha milik daerah (BUMD) PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) saat meresmikan PITS Building di wilayah Pamulang, Tangsel.

Dudung berharap, satu-satunya BUMD di Tangsel itu dapat mengalirkan air bersih layak minum ke 14.000 rumah pelanggan di tiga wilayah Pamulang, Ciputat dan Ciputat Timur dalam kurun waktu dua tahun ke depan.

“Sekarang kami sudah mendapatkan sekitar 3.000, agak menurun karena ada COVID-19. Tapi tadi sesuai arahan Ibu Wali Kota, kami harus menyiasati supaya bisa masuk ke masyarakat,” kata dia.

Dudung mengajak warga Tangsel menggunakan fasilitas dan inovasi yang diciptakan perusahaan tersebut.

“Namanya air minum bisa langsung diminum dan sesuai dengan standar dari Menteri Kesehatan,” pungkasnya.