Alami Pendangkalan Pantai, Nelayan Tangerang Sulit Melaut

Sejak beberapa tahun ke belakang para nelayan di Desa Suryabahari maupun Desa Sukawali Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang, mengeluhkan akses jalan kapal nelayan, yang saat ini situasi nya sudah sangat memprihatinkan, dimana sedimentasi atau pendangkalan sudah memasuki level tertinggi.

hal ini memancing reaksi warga kedua desa tersebut yang mayoritas ber profesi sebagai nelayan, untuk menyuarakan aspirasi, dengan mendatangi Kantor/tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Suryabahari.

Para nelayan menuntut agar pihak yang berwenang segera memperbaiki kali yang menjadi akses kapal nelayan dengan melakukan normalisasi agar nelayan kembali bisa melaut untuk mencari nafkah.

Hal ini di perparah ketika memasuki musim kemarau, kapal nelayan yang datang untuk bersandar dan pergi untuk melaut seringkali tertahan dan sering terjadi penumpukan

Hal ini sangat di keluhkan oleh warga sekitar, Rizky (19) sering disapa Otek warga suryabahari menuturkan seringkali tertahan sehingga menyebabkan antrian panjang, tentu hal ini sangat merugikan para nelayan yang menggantungkan hidup nya pada laut “penghasilan kami jauh berkurang karena ketika ingin melaut akses nya sulit” ujar nya kepada awak media.

Bukan hanya jadi penyebab panjang nya antrian kapal nelayan, lumpur yang semakin hari ketebalan nya semakin tinggi tersebut, sering mengakibatkan kapal nelayan tak bisa bergerak saat di sandarkan pada malam hari hingga pagi, apalagi di saat air laut surut, tambah nya.

Hal senada di ungkapkan oleh Renald tokoh pemuda salah satu pendiri taman baca yang terletak di kp.cituis desa suryabahari, menerangkan jika hal ini terus di biarkan maka akan berdampak terhadap produktifitas nelayan untuk mendapatkan ikan, “jika akses tersebut tidak segera di normalisasi maka akan berdampak minim nya pasokan ikan bagi masyarakat”.

Lebih lanjut Renald juga mengatakan bahwa desa suryabahari dan sukawali yang mayoritas warga nya berprofesi sebagai nelayan adalah salah satu produsen ikan terbesar di pasar pasar se tangerang raya bahkan sampai luar daerah dengan aneka jenis, baik yang sudah di olah maupun yang belum ungkap nya.

Renald juga berharap pihak berwenang khususnya Dinas Pehubungan (Dishub) yang bertugas menyelenggarakan urusan kebijakan perhubungan atau transportasi untuk daerah dapat melakukan pengawasan, penegakan hukum di bidang keselamatan, membangun fasilitas pelabuhan, serta melakukan pengerukan sesuai dengan PERMENHUB PM NO 34 TAHUN 2012 tentang “organisasi dan tata kerja kantor kesyahbandaran utama” pungkas nya.