Anggota Brimob yang Tertembak di Poso Dimakamkan di Pandeglang

Anggota Brimob Polri Bharatu Muh. Saepul Muhdori yang gugur tertembak oleh kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur atau MIT di Poso, Sulawesi Tengah akan disemayamkan di rumah orangtuanya di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi mengatakan, rencananya jenazah akan di bawa ke rumah duka sesampainya di Jakarta dari Sulteng pukul 11.00 WIB. Kemudian jenazah akan langsung dibawa ke rumah duka di Kampung Nagrog, Kelurahan Banyu Mundu, Kecamatan Kadu Hejo, Pandeglang.

“Hari ini jam 11 siang, Korban tiba di Jakarta dan langsung di jemput oleh Dansat Brimob Banten. Rencana akan di bawa ke Rumah duka dan akan di makamkan di TPU Pandeglang,” ujar Edy saat dikonfirmasi, Sabtu (14/12/2019).

Saat ini, Kapolres Pandeglang AKBP Sofwan Hermanto sudah berada dirumah duka menunggu jenazah tiba.

Sebelumnya, anggota Brimob Polda Sulteng itu diserang oleh lima orang kelompok MIT Poso di mushola Desa Salubanga, Sausu Kabupaten Parigi Mautong usai salat Jumat kemarin.

Setelah menyerang kelima kelompok MIT Poso berpencar dengan berlari masing – masing 3 Orang ke arah SD Salubanga dan 2 Orang ke arah belakang mushola.

Selanjutnya beberapa menit kemudian, terjadi kembali penyerangan dengan menembak ke arah Pos Sekat Alfa 16 dan sempat menyandera warga serta anggota pos sekat yang pulang dari salat Jumat.

Sekitar pukul 13.30 Wita satu regu dari pasukan kejar yang di pimpin oleh Danki Kejar Ipda Richar telah menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan dikarenakan Pos Sekat Salubanga saat ini terus memanggil untuk meminta bantuan melalui HT.

Akibat serangan ini, satu anggota Brimob, Bharatu Muh. Saepul Muhdori gugur setelah terkena tembakan, almarhum merupakan warga Pandeglang, Banten.