Artis Pamer Kekayaan, Maman Suherman: Permudah Petugas Pajak

Fenomena pamer kekayaan kini tengah marak di dunia selebritis. Seperti misalnya beberapa selebritis yang memperlihatkan saldo ATM-nya di media berbagi video YouTube.

Seorang pengamat sosial, Maman Suherman menyebut jika fenomena pamer kekayaan sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Hal ini berkaitan dengan teori eksistensi diri.

Bahkan, dalam ilmu filsafat, teori eksistensi diri ini dikaji cukup dalam. Seorang filsuf, Jean-Paul Sarte membuat kajian khsusus mengenai eksistensialisme.

Maman Suherman

Menurut pria yang akrab disapa Kang Maman ini, eksistensi merupakan sebuah kebutuhan yang dimiliki setiap individu. Sebagian orang melakukan berbagai cara untuk mendapatkan hal tersebut.

“Kebutuhan akan eksistensi diri sama dengan kebutuhan makanan, minuman, sandang, pangan dan papan. Jadi, memang ada dalam hierarki kebutuhan manusia. Sehingga orang menggunakan berbagai cara demi pengakuan dan itu hal yang wajar,” ujar Maman Suherman  di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Sementara itu, fenomena ini ramai di kalangan selebritis lantaran ada sebuah pemicunya. Seperti seorang selebritis yang melakukan hal tersebut untuk mengisi konten Youtubenya.

“Ada orang-orang yang mengajak untuk menguak hal tersebut, seperti pamer ATM. Ini fenomena biasa di media sosial di mana orang-orang berebutan untuk mendapatkam status sosial, viral dan jumlah follower,” lanjut pria 55 tahun ini.

Fenomena ini juga erat kaitannya dengan media sosial yang saat ini tengah digemari masyarakat. Seorang content creator berusaha sekeras mungkin untuk menciptakan konten yang bisa menarik perhatian masyarakat.

Di balik fenomena pamer kekayaan, ternyata ada dampak positifnya. Salah satunya adalah orang yang memamerkan kekayaan sama saja membantu pekerjaan petugas pajak.

ATM Raffi Ahmad

“Kalau saya mau bercanda, pejabat publik di suruh bikin laporan harta kekayaannya susah. Tapi ini ada orang yang tidak punya kewajiban untuk itu justru memperlihatkan ke ranah publik dan mempermudah tugas pejabat publik untuk kejar pajak mereka,” tambaj Kang Maman.

Sementara itu, terdapat beberapa dampak dari fenomena pamer kekayaan yang terjadi di masyarakat. Sebagian masyarakat yang julid menjadi semakin menyinyiri orang tersebut.

Lalu, dampak lainnya adanya perasaan miris di hati masyarakat setelah melihat video tersebut. “Mungkin ada orang lain akan berpikir masih banyak orang yang susah makan tiga kali sehari sementara dia pemrin hal (kekayaan) seperti itu,” kata Maman.

Ada pula yang merasa jika konten seperti itu biasa saja. Dampak berbeda-beda itu sendiri berdasarkan perspektif mana masyarakat menilainya.

Seperti diketahui, belum lama ini beberapa selebritis memamerkan isi ATM mereka. Dimulai dari Barbie Kumlasari yang memenuhi permintaan Uya Kuya untuk melihat saldo ATM-nya.

Seakan tak puas mengintip isi ATM Barbie Kumlasari, Uya juga memint Raffi Ahmad untuk menunjukkan saldonya. Isi ATM Raffi pun cukup membuat netizen kaget lantaran kalah banyak dengan Barbie Kumalasari.

Ide Uya Kuya itu kemudian diadopsi oleh Billy Syahputra. Adik mendiang Olga Syahputra itu pun tertarik dan berhasil membuat Nikita Mirzani menunjukkan saldo ATM yang menyimpan uang ratusan juta hingga miliaran.

Setelah Nikita Mirzani, Ria Ricis pun ikut menyusul. Berbeda dari selebritis sebelumnya, adik kandung Oki Setiana Dewi ini mengunggah video saldo ATMnya di saluran YouTube pribadinya.