Boleh Lepas Masker, Indonesia Masuk Fase Endemi?

MELIHAT kasus covid-19 terus terkendali, pemerintah pun memutuskan melonggarkan aturan penggunaan masker. Ini bentuk uji coba untuk memahami kondisi masyarakat terhadap virus covid-19 di tengah perkembangannya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, melalui pelonggaran aturan lepas masker di luar ruangan, pemerintah akan melihat situasi pada masa transisi selama enam bulan ke depan. Ada sejumlah tahapan yang harus dilewati dan pemerintah tidak akan tergesa-gesa dalam memutuskan kebijakan.

“Saya tidak ingin kayak negara-negara lain langsung buka masker, ndak. Ini masih masa transisi, kira-kira enam bulan kita lihat seperti apa, baru nanti silakan kalau di luar ruangan buka masker, kalau di dalam ruangan masih pakai masker,” ujar Presiden Jokowi dalam keterangan persnya usai meninjau Sirkuit Formula E di Jakarta beberapa waktu lalu.

Beralih ke Endemi

Menurut dr Muhammad Fajri Adda’i, dokter relawan covid-19 sekaligus edukator kesehatan, jika Indonesia beralih ke fase endemic maka perlu melihat beberapa kondisi dan syaratnya. Hal tersebut pernah dijelaskan oleh Kementerian Kesehatan, dari jumlah kasus, positivity rate hingga status PPKM pun diperhatikan.

Berikut ini syarat agar Indonesia bisa beralih ke status endemi, harus memenuhi beberapa indikator yaitu:

1. Penularan harus kurang dari 1

2. Angka positivity rate harus kurang dari 5 persen

3. Tingkat perawatan rumah sakit harus kurang dari 5 persen

4. Angka fatality rate harus kurang dari 3 persen

5. Level PPKM berada pada transmisi lokal level tingkat 1

Kendati demikian, dr Fajri berpendapat masih cukup banyak masyarakat belum divaksinasi covid-19. Jadi, masih bisa terjadi kelonjakan, meskipun kecil kemungkinannya.

“Jika melepas masker sangat mungkin terjadi kelonjakan kasus tapi kecil kemungkinanannya. Contoh melihat di berbagai negara sedang mengalami peningkatan, seperti di Amerika yang dominan BA.2.12; kemudian di Afrika BA.4 dan BA.5; juga di China yang BA.2,” paparnya.