GenTANGSEL Gelar Diskusi Bertajuk Pancasila Dalam Jiwa Pemuda

Dalam rangka memperingati bulan Juni sebagai Bulan Bung Karno, Komunitas muda Tangerang Selatan yang menamakan diri GenTANGSEL menggelar diskusi bertema Pancasila dalam Jiwa Pemuda di lapangan parkir kampusse monray setu Kota Tangerang Selatan.

Musal as’ari sebagai Ketua GenTangsel menjelaskan, jika sejatinya Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa yang harus dibumikan dalam tindakan bermasyarakat sehari hari. Pancasila adalah pandangan hidup bangsa Way of life yang harus dipedomani generasi muda agar arah kehidupan bernegara tidak keluar dari genggaman pemuda.

Sudah waktunya generasi muda untuk menggalakkan Gerakan Pancasila ditengah arus modernisasi hedonisme dan bahaya radikalisme dan intoleransi ditengah kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Tutur Moses

Dijelaskan moses, di bulan Bung Karno ini, kita harus kembali mengingat sejarah bagaimana soekarno (Presiden 1 RI) menggali Pancasila yang kemudian diwariskan kepada kita generasi penerus bangsa.

“Pancasila lahir dari proses panjang yang digali dari kearifan masyarakat Indonesia. Sebagai falsafah bangsa nilai-nilai Pancasila juga berdasar pemikiran kolektif yang kemudian disampaikan Bung Karno dalam sidang BPUPKI, 1 Juni 1945. Maka untuk menjaga nilai-nilai luhur dari Pancasila tersebut, diperlukan peran dari semua pihak, agar Pancasila tetap tumbuh abadi,” terangnya.

Gerakan Pancasila yang digagas generasi muda adalah bentuk nyata dari kesadaran kolektif pemuda mencintai Indonesia.

Ingat, dimasa depan tantangan yang akan kita hadapi dalam menjaga Pancasila akan semakin beragam, dan skalanya jauh lebih besar, maka dari itu agar tantangan itu bisa kita hadapi, nilai-nilai luhur Pancasila harus benar-benar dibumikan khususnya pada generasi milenial. Tukas Ketua GenTANGSEL Musal as’ari