Imbas Corona, KPU Tunda 3 Tahapan Pilkada Serentak 2020

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan untuk menunda tiga tahapan penyelenggaraan Pilkada serentak 2020. Keputusan itu diambil menyusul wabah virus corona atau Covid-19 yang kian meluas di Indonesia.

Staf Khusus Mendagri, Kastorius Sinaga mengatakan, pihaknya dapat memahami keputusan KPU tersebut. Menurut dia, perubahan jadwal tahapan tersebut berada di wilayah kewenangan KPU.

“Dan kita juga memahami alasan perubahan didasarkan atas pertimbangan objektif kondisi penyebaran Covid-19,” ujar Kastorius dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/3/2020).

Kemendagri, lanjut dia, akan segera berkordinasi dengan KPU untuk antisipasi penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 dalam kaitannya dengan perkembangan Covid-19.

“Harus diakui ada berbagai arahan-arahan teknis menyangkut langkah-langkah pencegahan Covid-19 serta imbasnya ke penyelenggaraan tahapan Pilkada 2020,” tutur dia.

Kastorius mengatakan, Kemendagri akan terus mencermati perkembangan dampak Covid-19 hingga bulan Juli 2020 guna memutuskan dampaknya ke tahapan Pilkada serentak 2020.

“Karena bila kegiatan tahapan Pilkada di rentang bulan Juli-September tertunda maka penundaan tersebut harus dilakukan lewat perubahan UU Nomor 10 Tahun 2016 dan perubahan UU tentu dengan persetujuan DPR,” tandasnya.

Sebelumnya, KPU memutuskan untuk menunda tiga tahapan pelaksanaan Pilkada 2020. Tiga tahapan yang ditunda meliputi pelantikan panitia pemungutan suara (PPS), verifikasi bakal calon perseorangan, serta pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.