Kejar Target Ramadhan, Yuk Sapu Bersih Semua Amalan Ibadah

Jumat hari ini pada 9 April 2021 adalah Jumat terakhir di Bulan Syaban dan sebentar lagi Bulan Ramadhan akan tiba.

Bulan suci penuh keberkahan ini begitu diharapkan kedatangannya oleh kaum Muslimin. Bersuka cita menyambutnya dan bertekad penuh menuntaskan amalan ibadah.

Tak sedikit kaum Muslim pasang target di Bulan Ramadhan dengan membuat jadwal dan program ibadah yang harus dituntaskannya.

“Pasang target bulan Ramadhan, jangan sampai lolos,” ujar Abu Alam, ikhwan anggota sebuah grup pengajian.

Abu Alam bertekad bersama keluarganya akan fokus ibadah di Bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan membawa hikmah tersendiri. Apalagi ini adalah bulan Ramadhan kedua di saat pendemi Covid-19.

Lain lagi komentar anggota grup kajian lainnya E Wahid. Dia berseloroh namun serius.” Bulan Ramadhan ini sapu bersih semua amalan ibadah, target raih ampunan dan pahala. Rugi besar kalau tak sampai dijalani,” ucapnya.

Begitulah tekad dan semangat kaum Muslimin menyambut bulan Ramadhan. Mereka sangat berharap Bulan Ramadhan ini menjadi bulan melebur dosa-dosa, meraih ampunan Allah Ta’ala dan mendapatkan pahala.

Ibadah puasa Ramadhan adalah cara manusia mendidik dirinya sendiri. Mendidik untuk menghentikan sejenak rutinitas perut, mulut, dan hubungan suami istri serta upaya melepaskan diri dari melekatnya kepentingan dunia.

Ibadah puasa ini merupakan ajaran yang sudah begitu lama dan berlaku kepada umat-umat sebelum Nabi Muhammad. Tujuannya adalah untuk menjadi manusia yang bertakwa.

Seperti kata Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Fathurrahman Kamal yang menjelaskan, seorang ulama besar yaitu Imam Ibnu Rajab al-Hambal yang mengatakan bahwa takwa adalah ketika seorang hamba membuat sebuah perlindungan dari segala sesuatu yang ditakutkan antara diri dan siksa Allah SWT.

Selain itu, menurut Ibnu Qayyim al Jauziyyah, takwa adalah mengamalkan segala bentuk ketaatan kepada Allah SWT yang didasari dengan keimanan dan harapan terhadap ridha Allah, baik dengan menjalakan segala perintah atau menjauhi segala larangan-Nya.

“Allah berjanji pada orang bertakwa, saya kira banyak ayat-ayat takwa. Misalnya, disiapkan surga yang sedemikian dahsyat, yang kenikmatannya itu tidak pernah terbayangkan oleh apapun, tidak pernah terlihat oleh indera mata kita, bahkan tidak sanggup kita imajinasikan. Itu yang Allah janjikan kepada orang-orang yang bertakwa,” tutur Fathurrahman dikutip dari laman Muhammadiyah pada Jumat (9/4/2021).