Mengenal Sosok Abuya Uci, Ulama Kharismatik Sahabat Gus Dur

Ulama Banten, KH Abuya Uci Thurtusi, meninggal dunia pada pada Selasa (6/4/2021) pagi karena sakit. Abuya Aci dikenal sebagai sosok sahabat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Dalam laman resmi NU Online, kedekatan Abuya Uci dengan Gus Dur dibuktikan dari sikap dua ulama ini yang saling mendukung dalam hal penguatan ilmu agama dan akidah umat muslim di Indonesia.

Semasa hidup, Gus Dur beberapa kali mengisi pengajian di Pesantren Cilongok. Abuya Uci sendiri merupakan putra dari Alm Abuya Dimyathi Cilongok, seorang kiai yang sangat disegani masyarakat Banten.

Bahkan setelah Gus Dur wafat, Abuya Aci masih Sering berkunjung ke kediaman Presiden Keempat RI tersebut di Ciganjur, Jakarta Selatan. Salah satunya saat pelaksanaan haul kelima Gus Dur tahun 2014, Abuya Uci membawa santrinya menggunakan sekitar sepuluh mobil.

Abuya Uci setara dengan tokoh dan ulama lain yang ada di Indonesia seperti Habib Lutfi bin Yahya dan Abuya Muhtadi. Abuya Uci Thurtusi adalah salah satu ulama di Indonesia yang berasal dari sebuah kampung di Kabupaten Tangerang yaitu Kampung Cilongok, Pasar Kemis.

Ceramahnya yang konsisten menggunakan bahasa Sunda menjadikan tokoh ini semakin dicintai oleh berbagai kalangan. Selain mudah dipahami, ceramah dengan bahasa Sunda dinilai masyarakat Banten memberikan ruh tersendiri saat disimak.

Nama Abuya Uci sudah terkenal hingga ke luar Pulau Jawa. Ketika menyelenggarakan pengajian mingguan di Pesantren Cilongok, kerap didatangi ulama atau tokoh dari negara-negara di dunia sebut saja tokoh Mesir, Yaman, Arab Saudi, India, Irak, Maroko pernah hadir di pengajian Abuya Uci.

Sebagaimana diketahui, ulama besar Banten, pengasuh Pimpinan Pondok Pesantren dan Majelis Talim Al-Istiqlaliyyah, Abuya KH Uci Thurtusi meninggal dunia. Almarhum meninggal karena sakit.

“Benar (meninggal). Sakit tadi subuh,” kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes Edy Sumardi kepada Media, Selasa (6/4/2021).