Menkes Terawan, Ajak Milenial Minum Kopi Temulawak

Tren kopi kekinian yang diolah menggunakan campuran gula aren, ternyata mendapat perhatian khusus dari Menkes Terawan Agus Putranto. Pria berusia 55 tahun itu mengaku khawatir bahwa, kebiasaan mengonsumsi es kopi susu ini dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes di Indonesia.

Sebagai gantinya, Menkes Terawan Agus Putranto merekomendasikan agar masyarakat Indonesia mulai mengonsumsi produk kopi alternatif. Misalnya dengan menciptakan olahan kopi yang diracik dengan tambahan tanaman herbal atau jamu seperti temulawak, jahe, dan brotowali.

Ide tersebut tercetus, mengingat perilaku generasi milenial saat ini lebih senang mencoba sesuatu atau pengalaman yang baru. Produk kopi alternatif tersebut pun diprediksi dapat menarik perhatian mereka. Selain menunjang kesehatan, kopi jamu bisa jadi alat untuk mempromosikan kekayaan kuliner tradisional Indonesia di kalangan anak muda.

“Milenial itu suka tantangan dan sesuatu yang baru. Daripada mereka mengonsumsi kopi susu yang kadar gulanya tinggi dan bisa meningkatkan risiko obesitas, dan diabetes, kenapa tidak coba kopi campur temulawak?,” tegas Menkes Terawan Agus Putranto, saat ditemui di Balitbangkes, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (26/12/2019).

Menkes Terawan menegaskan bahwa produk kopi campur temulawak ini digadang-gadang lebih menyehatkan, karena kandungan anti-inflamasi yang terdapat pada temulawak.

Hasil penelusuran dari berbagai sumber, temulawak juga memiliki kandungan kurkumin yang membantu menurunkan kadar kolesterol dan meningkatkan kadar kolesterol HDL. Kurkumin juga dipercaya ampuh menurunkan lemak darah, serta memiliki efek baik pada kesehatan jantung, dan dampak sistem kardiovaskular tubuh Anda.

Selain temulawak, Menkes Terawan juga merekomendasikan generasi milenial untuk rutin mengonsumsi kopi jahe yang kini banyak dijual di pasaran.

“Kenapa tidak coba kopi jahe sachet. Saya juga senang minum kopi itu. Atau kopi campur brontowali yang dapat menurunkan risiko diabetes,” papar Terawan.

“Bila kesulitan menemukan produk-produk kopi ini, bisa beli jamu gendong lalu campurkan dengan seduhan kopi. Mudah kan?,” tandasnya.