Pemuda Tangerang Bantu Warga Dengan Kolektifitas Sembako

Menghadapi gejolak PPKM Darurat, pemuda di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang melakukan aksi menolak lapar dengan membagikan paket sembako kepada para pedagang.

Sekitar 50 paket sembako dibagikan untuk pedagang kecil yang terdampak PPKM DARURAT. Menggunakan motor roda tiga, sekelompok pemuda berkeliling mencari pedagang mangkal maupun yang menggunakan gerobak.

“Dalam kondisi pandemi virus covid 19 ini masyarakat tergopoh gopoh melawan ganasnya virus dan melawan himpitan ekonomi karena dampak kebijakan pemerintah untuk membasmi virus,” kata Shandi Martha Praja, Koordinator Solidaritas Rakyat Menolak Lapar, Minggu, 18 Juli 2021.

Sandi berujar, kebijakan PPKM darurat telah menahan laju aktivitas masyarakat dan berdampak pada turunnya pendapatan para pelaku usaha kecil. Pasalnya, kata dia, barang dagangan yang dijajakkan menjadi tidak laku.

“Khusus sektor ekonomi masyarakat kecil, tidak bisa kita pungkiri bahwa dampak dari kebijakan PPKM darurat yang di keluarkan oleh pemerintah malah membuat masyarakat makin sulit khusunya para pedagang di jalanan,” ucapnya.

Aktivis FAM Tangerang itu menyadari, bahwa dalam kondisi ini tidak perlu saling menyalahkan. Sebab, kata Shandi, Pemerintah sendiri sedang dihidangkan buah simalakama, yakni melawan Covid-19 juga memperbaiki ekonomi masyarakat.

“Berhenti saling menyalahkan, berhenti diskriminasi, mari gotong royong,” pungkas Shandi.