Rawan Kemacetan Selama Ramadhan, Polisi: Kita Siapkan Tim Pengurai

Walalupun dalam masa pandemi kemacetan di bulan Ramadhan ini tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, ada siklus kemacetan yang terjadi selama bulan Ramadhan kali ini. Walaupun tidak sepadat hari normal, namun pada bulan Ramadhan kali ini kemacetan tetap terjadi.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mencatat akan ada perubahan jam kemacetan saat bulan Ramadhan. Hal tersebut dikerenakan adanya pergeseran waktu masuk dan pulang kerja yang lebih cepat satu jam dari biasanya. Karena dalam transisi menuju era normal baru maka masyarakat juga sudah mulai beraktivitas normal.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, biasanya kemacetan terjadi pada jam menjelang buka puasa, dari sekitar pukul16.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB.

“Kami harap pukul 19.30 WIB, jalanan sudah mulai lancar,” kata Sambodo kepada wartawan di Jakarta, Kamis (15/4/2021). Baca juga:Pintu Masuk Polda Metro Ditutup, Kemacetan Terjadi di Jalan Gatot Subroto

Dia menambahkan, pada Minggu pertama puasa, kemacetan diperkirakan akan parah jelang buka puasa, biasanya terjadi karena sebagian besar orang ingin berbuka dengan keluarga di rumah. Untuk mengantisipasi kemacetan tersebut, pihaknya telah mempersiapkan sejumlah personel untuk mengatur lalu lintas.Sementara itu, kemacetan juga akan terjadi di beberapa Masjid yang diperkirakan akan menjadi pusat aktivitas masyarakat di bulan puasa. Pasalnya warga akan menjalankan ibadah Salat Tarawih.

“Seperti Masjid Istiqlal, Masjid Cut Mutia, Masjid Sunda Kelapa, dan beberapa Masjid lainnya ini akan disiapkan personel untuk mengatur lalu lintas,” tegasnya.

Menurutnya, ada empat fase perubahan kemacetan saat bulan Ramadan, yakni Minggu pertama jalan-jalan akan dipadati oleh para masyarakat yang akan pulang awal, sementara Minggu kedua, jalanan akan dipadati masyarakat menuju restoran atau tempat makan untuk buka puasa bersama. Sedangkan pada minggu ketiga, akan terjadi kemacetan di pusat-pusat perbelanjaan karena mendekati lebaran.

“Kalau minggu terakhir tentunya kepadatan akan terjadi di stasiun, terminal dan bandara,” tuturnya.

Dia melihat, pola ini akan sama setiap tahun, jadi pihaknya sudah melakukan antisipasi-antisipasi untuk meredam kemacetan tersebut. Selain menambah personel dan menempatkannya petugas pada dititik-titik kemacetan tersebut.”Kami juga melakukan imbauan kepada pusat perbelanjaan untuk tidak membiarkan parkir liar beroperasi dan imbauan khusus akan dilakukan kepada pengendara untuk bisa lebih tertib dan teratur dalam berkendara,” jelasnya.

Kasubdit BinGakum Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar menegaskan, personel juga disiapkan untuk membuka simpul-simpul kemacetan yang terjadi. “Kita sudah siapkan tim pengurai kemacetan,” ujarnya.

Selain itu, tim patroli khusus yang bertugas pada malam hari juga disiapkan untuk mengantisipasi balap liar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menegaskan, pihaknya juga telah meminta pimpinan Polsek dan Polres untuk melakukan pemantauan terhadap lokasi rawan balap liar. Dalam melakukan razia, pihaknya selalu mengambil tindakan tegas juga diberlakukan. Banyak dari mereka yang justru sepeda motornya disita karena tidak memiliki kelengapan surat dan lainnya. (*SINDONEWS.com)