SAH, 9 Desember 2020 Pilkada Tangsel Di Gelar

Komunitas muda Tangerang Selatan yang menamakan diri #GenTANGSEL berharap wabah virus Covid 19 segera berakhir sehingga segala aktifitas masyarakat bisa berjalan dengan normal seperti sediakala. #GenTANGSEL menyambut positif terkait keputusan pelaksanaan Pilkada serentak yang digelar 9 Desember 2020. Hal tersebut disampaikan dalam keterangan tertulis yang ditanda tangani Ketua Umum #GenTANGSEL Musa al as’ari kepada kliktangsel.com

“DPR bersama Mendagri dan KPU RI setuju pemungutan suara serentak dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Dengan telah diputuskan pelaksanaan Pilkada maka pastinya 270 daerah: 9 Pilgub, 224 Pilbup, 37 Pilwalkot akan bergeser jadwalnya,” ungkap Musa al as’ari Kamis (28/5/2020).

Sejatinya Pilkada serentak yang dijadwalkan KPU RI bakal digelar 23 September 2020 terpaksa ditunda gegara mencuatnya wabah Corona.

Akhirnya, hari ini pemerintah bersama KPU dan DPR sepakat memutuskan melaksanakan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 yang harus kita sukseskan secara bersama sama, Imbuh pria yang akrab disapa Bung Moses.

Ditambahkan Moses, dalam perhelatan Pilkada 2020, #GenTANGSEL berharap masyarakat untuk dapat mengikuti protokol kesehatan dalam upaya melawan Corona.

Dengan begitu, Pilkada akan berjalan aman dan lancar di tengah pandemi Corona. Sebab, sampai saat ini belum ditemukan obat penawar melawan Corona, yang tentunya membuat masyarakat selalu resah.

“Dengan kondisi pandemi Corona seperti ini yang sangat utama adalah pelaksanaan protokol Covid-19 harus bisa disiplin dilakukan semua pihak,” tegas Musa al as’ari.

“Kita berharap Covid-19 ini segera cepat berlalu dan pelaksaan Pilkada bisa berjalan sesuai jadwal baru, serta bersama-sama untuk recovery terutama di bidang ekonomi,” tutup Musa al as’ari.

Sebagai informasi, Mendagri Tito Karnavian bersama Komisi II DPR RI dan penyelenggara pemilu akhirnya menyepakati pemungutan suara Pilkada di 270 daerah berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Kesepakatan pemungutan suara pada 9 Desember (2020) tentu diambil berdasarkan pertimbangan dari penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU, dan juga atas saran dan dukungan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,” kata Tito dalam keterangan resminya.