TPSA Cipeucang Jebol : Sampah Tangsel Menjadi Bencana

Jebolnya tanggul penahan Tempat Pembuangan Sampah Akhir TPSA Cipeucang Kota Tangerang Selatan mendapat sorotan dan kritikan dari berbagai kalangan. Sekretaris Arus Bawah Tangsel Musa al as’ari menyayangkan jebolnya tanggul atau dinding penahan sampah Cipeucang yang berdampak pada pencemaran lingkungan disepanjang kali cisadane

Masih menurut Musa, bongkahan sampah yang terbawa arus sungai Cisadane juga berdampak pada kesehatan masyarakat. “Bayangkan saja, berton ton sampah mengalir dikali cisadane yang nota benenya banyak masyarakat menggantungkan hidupnya disana. Ini harus segera ditanggulangi oleh pihak terkait. Terang Musa

Sementara Itu, Ketua Arus Bawah Tangsel Zarkasih Tanjung mengungkapkan kekecewaan atas jebolnya tanggul dinding TPSA Cipeucang.

“Ini kejadian luar biasa bagi kelestarian lingkungan kita, gunung sampah cipeucang meledak saat kita semua sibuk memutus rantai penyebaran virus covid 19.

Dinas Lingkungan Hidup harus bertanggung jawab atas tragedi ini, dan segera melakukan tindakan pembersihan dan penyelamatan. Bersihkan sampah yang mengotori kali cisadane, selamatkan ekosistem dan masyarakat yang terdampak disepanjang aliran sungai cisadane. Tegas Zarkasih Tanjung

Kepada wartawan, pria yang akrab disapa Bung Tanjung tersebut juga mengutarakan kekecewaanya terhadap pembangunan TPSA Cipeucang yang menelan biaya puluhan milyar

“Ada informasi yang menyebutkan bahwa biaya pembangunan TPSA Cipeucang menelan anggaran puluhan milyar, tapi kenapa tanggul dinding TPSA yang usianya belum sampai satu tahun tersebut bisa jebol. Tandasnya

Memang kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk pelestarian lingkungan. Tapi terkait dengan jebolnya tanggul dinding TPSA Cipeucang ini pemerintah kota Tangsel harus bertanggung jawab.

“Kami juga berharap pemerintah kota tangerang selatan segera menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat kota tangerang, kabupaten tangerang atas tragedi ini”.Tutup Zarkasih Tanjung